Perkembangan pemasaran digital membuka peluang bagi pelaku usaha untuk memperluas jangkauan pasar melalui pemanfaatan media sosial dan platform daring. Namun, banyak UMKM belum mampu mengadopsi strategi pemasaran digital secara optimal sehingga promosi masih bergantung pada metode konvensional seperti mulut ke mulut dan pameran yang berdampak pada rendahnya jangkauan audiens dan efektivitas promosi. Penelitian ini berfokus pada implementasi strategi digital marketing menggunakan metode RACE (Reach, Act, Convert, Engage) sebagai kerangka untuk mengelola alur pemasaran digital secara terstruktur. Objek penelitian ini adalah UMKM Aria Meubel, yang sebelumnya hanya memanfaatkan WhatsApp dan Google Maps sebagai media pemasaran digital dan selebihnya masih pemasaran konvensional. Metode RACE pada penelitian ini diimplementasikan selama 12 minggu dimulai dari pemanfaatan media sosial Instagram dan TikTok untuk membangun brand awareness serta meningkatkan jangkauan dan interaksi audiens. Kemudian dilakukan pemanfaatan marketplace Shopee untuk memfasilitasi transaksi digital dan diikuti dengan testimoni pelanggan sebagai langkah menjaga hubungan dan loyalitas pascapembelian. Hasil penelitian menunjukkan pada tahap Reach didapatkan total 260 followers dan 30.799 views pada Instagram, serta 242 followers dan 25.729 views pada TikTok. Tahap Act didapatkan 1.348 likes, 5 comments, dan 185 shares pada Instagram, serta 1.148 likes, 47 comments, dan 230 shares pada TikTok. Tahap Convert menghasilkan 5 transaksi dengan nilai penjualan sebesar Rp8.912.500 melalui Shopee, sementara tahap Engage menghasilkan 5 testimoni melalui media sosial ataupun Shopee. Dengan demikian, penerapan metode RACE terbukti efektif dalam membangun brand awareness, menjangkau pasar yang lebih luas, membangun interaksi, transaksi, serta membentuk loyalitas pelanggan di UMKM Aria Meubel.
Copyrights © 2025