Bioetanol merupakan salah satu sumber energi terbarukan yang berpotensi menggantikan bahan bakar fosil sekaligus dapat dimanfaatkan sebagai campuran bensin. Penelitian ini bertujuan memanfaatkan limbah pati aren dari industri mie soun di Desa Daleman, Klaten, sebagai bahan baku produksi bioetanol serta menentukan kadar selulosa, glukosa hasil hidrolisis, dan etanol hasil fermentasi. Limbah pati aren dipreparasi melalui proses delignifikasi menggunakan ayakan 60 mesh dan larutan H2SO4 untuk memecah kandungan lignin. Proses hidrolisis dilakukan dengan variasi waktu 24-120 jam, pH 4-6, dan suhu 35-45°C, sedangkan proses fermentasi dilakukan selama 5, 9, dan 13 hari. Analisis kadar selulosa dan lignin menggunakan metode Chesson-Datta menunjukkan kadar selulosa sebesar 6,786% dan lignin 0,714%. Pengujian glukosa dengan spektrofotometer UV-Vis menghasilkan kadar tertinggi sebesar 82,224% pada kondisi pH 4, suhu 40°C, dan waktu hidrolisis 120 jam. Sementara itu, analisis etanol menggunakan refraktometer menunjukkan kadar tertinggi sebesar 1,3392% dengan volume 7,2 mL pada hari ke-9 fermentasi. Hasil ini menunjukkan bahwa limbah pati aren memiliki potensi sebagai bahan baku produksi bioetanol yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025