Pendahuluan: Respons kognitif, psikomotorik, dan fisiologis dipengaruhi oleh kecemasan. Jika kecemasan berlebihan terjadi pada seseorang, maka akan mengalami kebiasaan tidur buruk. Kebiasaan tidur yang buruk ini mengganggu keseimbangan tubuh, baik dari sisi fisik (fisiologis) maupun mental (psikologis). Tujuan: Mengidentifikasi korelasi antara kecemasan dengan kualitas tidur pada remaja kelas IX di SMP Negeri 1 Tarub Kabupaten Tegal. Metode: Desain menggunakan studi korelasional dengan pendekatan cross sectional. Dilakukan di SMP Negeri 1 Tarub Kabupaten Tegal pada bulan Oktober – Desember tahun 2025. Sampel penelitian dengan total sampling sebanyak 74 siswa kelas IX. Kecemasan diukur dengan kuesioner Zung Self Rating Anxiety Scale (ZSAS) dan kualitas tidur diukur dengan kuesioner Pittsburg Sleep Quality Indeks (PSQI). Data dianalisis menggunakan Rank Spearman dengan software SPSS. Hasil: Ada korelasi antara kecemasan dan kualitas tidur remaja kelas IX di SMP Negeri 1 Tarub Kabupaten Tegal, dengan koefisien korelasi (Spearman's Rho) sebesar 0,415 dan nilai signifikansi (p-value) sebesar 0,000. Kesimpulan: Kualitas tidur yang baik sangat penting karena memiliki potensi untuk meningkatkan prestasi akademis siswa di sekolah. Sekolah diharapkan dapat memberikan edukasi dan motivasi kepada siswa tentang pentingnya kesehatan mental dan menejemen stress. Serta memberikan pendampingan konseling oleh guru BP. Sekolah juga dapat membentuk tim koselor sebaya.
Copyrights © 2026