Penelitian ini bertujuan untuk meneliti penggunaan pendekatan ekosistem dalam pengelolaan daerah pesisir terpadu (Integrated Coastal Zone Management/ICZM) di beberapa lokasi di Indonesia melalui metode Systematic Literature Review dengan pendekatan PRISMA. Analisis dilakukan terhadap publikasi ilmiah selama sepuluh tahun terakhir yang mengulas penerapan ICZM pada ekosistem pesisir, termasuk mangrove, padang lamun, dan terumbu karang di wilayah pesisir Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan ekosistem dalam ICZM memiliki peran penting dalam mempertahankan keseimbangan fungsi ekologis, sosial, dan ekonomi di kawasan pesisir. Penerapan ICZM yang melibatkan pemerintah, masyarakat, dan institusi akademis terbukti meningkatkan kesadaran akan lingkungan, memperkuat kapasitas kelembagaan lokal, serta mendorong kegiatan konservasi yang berbasis komunitas. Namun, pelaksanaan ICZM masih menghadapi berbagai tantangan, seperti tekanan dari aktivitas manusia, kerusakan lingkungan, dan kurangnya koordinasi di antara lembaga-lembaga terkait. Untuk mengatasi tantangan ini, diperlukan langkah-langkah strategis seperti memperkuat kebijakan antar sektor, meningkatkan kemampuan masyarakat, mengembangkan sistem informasi spasial, serta melakukan pemantauan ekosistem secara berkelanjutan. Secara umum, penerapan ICZM yang berfokus pada ekosistem di Indonesia memberikan kontribusi terhadap perlindungan lingkungan pesisir, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya terkait dengan kehidupan bawah air (SDGs 14) dan pengentasan kemiskinan (SDGs 1). Kata kunci: ICZM, pendekatan ekosistem, pengelolaan pesisir, konservasi, Indonesia.
Copyrights © 2026