Abstract: Hingga saat ini ada 20 kampung keren yang sudah diresmikan oleh Pemerintah Kota Kediri, akan tetapi belum ada satupun zona KHAS yang didirikan. Zona KHAS di Indonesia hanya ada di beberapa daerah saja, tentunya dengan mendirikan bahkan memperbanyak jumlah zona KHAS di Kediri akan mendorong citra Kediri dan lebih lanjut akan meningkatkan perekonomian. Oleh karena itu Tujuan Pengabdian berbasis penelitian ini ialah Melakukan Pendampingan dalam Pembentukan Zona KHAS pada Sentra Kuliner Soto Bok Ijo Tamanan Kota Kediri. Adapun Pendekatan yang digunakan pengabdi dalam mengembangkan Potensi dan Peningkatan Promosi Kampung Keren melalui Zona Kuliner Halal, Aman, dan Sehat (KHAS) Soto Bok Ijo Tamanan Kota Kediri ialah Pendekatan Asset Based Community Development (ABCD). Karena pengabdi melakukan partisipasi secara langsung mengenai kondisi dan situasi pembentuan Zona KHAS Kuliner Soto Tamanan yang berada Kelurahan Tamanan Kota Kediri. Adapun hasilnya pengembangan Zona KHAS Soto Tamanan Bok ijo Kediri dalam pemenuhan syarat-syarat menjadi Zona Kawasan Halal, Aman dan Sehat sudah terpenuhi, dalam indikator kawasan tersedianya fasilitas toilet yang terpisah antara laki-laki dan perempuan, dan tersedianya mushola serta adanya 10 tenan yang berjualan di kawasan tersebut, sementara untuk pemenuhan kehalal produk, para penjual soto ayam bok ijo tamanan yang ada di sepanjang jalan masuk dan di area terminal tamanan sudah tersertifikasi halal serta para pelaku usaha dan penyembelih ayam mengikuti pelatihan juru sembelih halal dengan melibatkan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Pemerintah Kota kediri serta Majelis Ulama Indonesia Kota Kediri, sementera untuk indikator aman para penjual soto tamanan juga dilatih oleh Dinas Kesehatan Pemerintah Kota kediri melalui pelatihan lima kunci keamanan pangan siap saji untuk penjamah makanan.
Copyrights © 2026