Diversifikasi pasar rumput laut Indonesia ke pasar non tradisional merupakan salah satu cara untuk meningkatkan nilai ekspor dan mengurangi ketergantungan terhadap pasar tradisional. Tujuan penelitian dilakukan untuk mengidentifikasi pasar non tradisional rumput laut Indonesia sekaligus menganalisis pangsa pasar rumput laut Indonesia di negara non tradisional. Analisis dilakukan selama periode 2012-2023. Metode Statistic Trand Ranking (STR), Structural (Exports) Match Index (SMI), dan demand index digunakan untuk mengidentifikasi pasar ekspor non tradisional rumput laut Indonesia, serta kuantitaif untuk menganalisis pangsa pasar rumput laut Indonesia di negara non tradisional. Temuan dari analisis menunjukan bahwa terdapat 8 negara yang dikatagorikan sebagai negara pasar non tradisional rumput laut Indonesia yaitu Amerika Serikat, Denmark, Cabo Verde, Singapura, Timor Leste, Prancis, Brazil, dan Belanda. Negara non tradisional dengan pangsa ekspor rumput laut tertinggi yang dianalisis melalui Market Share Index adalah Prancis dan Denmark. Atas pertimbangan nalisis yang telah dilakukan pada penelitian ini, negara-negara non tradisional yang berpotensi untuk pengembangan pasar ekspor rumput laut Indonesia adalah Prancis, Denmark, Amerika Serikat, Belanda, Brazil, Timor-Leste, dan Singapura.
Copyrights © 2025