Perkembangan teknologi digital telah mendorong munculnya ekonomi gig dan kerja jarak jauh sebagai bentuk baru dalam dunia kerja, termasuk di Kota Jayapura. Studi ini bertujuan untuk menganalisis dampak ekonomi gig dan kerja jarak jauh terhadap kesejahteraan pekerja serta implikasinya terhadap kebijakan ketenagakerjaan di tingkat lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan critical review terhadap sumber-sumber sekunder seperti jurnal ilmiah, laporan kebijakan, dan data statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun fleksibilitas kerja meningkat, sebagian besar pekerja menghadapi tantangan berupa ketidakpastian pendapatan, kurangnya perlindungan sosial, dan beban kerja yang tidak teratur. Temuan ini menekankan perlunya penyesuaian regulasi ketenagakerjaan yang mampu mengakomodasi dinamika baru dalam dunia kerja digital guna menjamin kesejahteraan dan perlindungan yang setara bagi seluruh pekerja.
Copyrights © 2025