Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perhitungan harga pokok produksi dalam menetukan harga jual pada Pabrik Tahu Saribumi Sumedang di Karawang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik wawancara, dokumentasi, observasi kepada bapak iya sebagai pengelola Pabrik Tahu Saribumi Sumedang di Karawang sebagai sampel. Hasil penelitian membuktikan mengenai pemanfaatan metode full costing pada penetapan harga pokok produksi menghasilkan harga jual dengan lebih tinggi apabila di bandingkan dengan metode menggunakan penetuan harga jual metode UKM dengan selisih Rp. 17.350, hal ini terjadi di karenakan pabrik masih menggunakan metode UKM tidak menggunkan metode full costing sehingga tidak memperhitungkan biaya yang lain mengakibatkan harga jual terlalu rendah. Kesimpulan menujukkan bahwa pengelola harus memperhatikan setiap biaya yang diperlukan pabrik untuk menghadapi pasar yang semakin banyka pesaing. Peneleitian ini memberikan implikasi bagi perusahaan untuk memperhatikan setiap biaya yang di butuhkan oleh pabrik dari mulai biaya variable hingga biaya tetap dalam mengghitung harga pokok produksi sehingga bisa menentukan harga jual produk.
Copyrights © 2025