Kepatuhan pajak menjadi aspek penting dalam sistem perpajakan sebab berkaitan langsung dengan penerimaan negara. Riset ini mengkaji pengaruh penggelapan pajak, persepsi sanksi pajak, dan sistem perpajakan terhadap kepatuhan pajak, serta menguji peran struktur kepemilikan keluarga sebagai variabel pemoderasi. Pendekatan kuantitatif diaplikasikan dengan pengumpulan data melalui kuesioner terhadap 130 responden. Analisis data dijalankan menggunakan regresi linear berganda dan regresi moderasi pada tingkat signifikansi yang ditetapkan. Hasil riset memperlihatkan bahwa penggelapan pajak, persepsi sanksi pajak, dan sistem perpajakan berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan pajak. Sementara itu, struktur kepemilikan keluarga tidak terbukti memoderasi hubungan antara variabel-variabel tersebut dan kepatuhan pajak. Temuan ini menegaskan dominannya peran aspek perilaku dan sistem institusional dalam mendorong kepatuhan pajak. Riset ini diharapkan dapat memperkaya kajian kepatuhan pajak dan menjadi masukan bagi otoritas perpajakan dalam perumusan kebijakan peningkatan kepatuhan wajib pajak.
Copyrights © 2026