Penelitian ini dimaksudkan untuk menganalisis pengaruh Rata-rata Lama Sekolah (RLS), Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK), dan tingkat kemiskinan terhadap ketimpangan gender di kabupaten/kota Provinsi Kalimantan Barat. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS). Populasi dalam penelitian ini mencakup seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Barat, dengan jumlah 14 kabupaten/kota yang sekaligus menjadi sampel penelitian. Data yang digunakan merupakan data panel, yaitu gabungan data cross section kabupaten/kota dan data time series selama periode penelitian. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi data panel dengan pendekatan Random Effect Model (REM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata lama sekolah dan tingkat partisipasi angkatan kerja memiliki pengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap ketimpangan gender sedangkan tingkat kemiskinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketimpangan gender. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan pendidikan dan partisipasi kerja belum secara langsung mampu menurunkan ketimpangan gender apabila tidak disertai dengan perbaikan kualitas pekerjaan danĀ kondisi sosial ekonomi, sementara kemiskinan masih menjadi faktor struktural utama yang memperbesar ketimpangan gender di Provinsi Kalimantan Barat
Copyrights © 2026