Fokus kajian ini diarahkan pada pengujian sejauh mana literasi keuangan, aktivitas pemasaran digital, peran influencer, persepsi terhadap risiko, serta ekspektasi return mampu membentuk minat investasi mahasiswa yang berdomisili di Yogyakarta. Penelitian disusun dengan metode kuantitatif dan memanfaatkan data primer yang dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 100 mahasiswa yang dipilih berdasarkan kriteria tertentu menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian disusun dalam bentuk pernyataan tertutup dengan pengukuran skala Likert lima tingkat. Gambaran karakteristik data dianalisis melalui statistik deskriptif, sementara pengujian hubungan antarvariabel dilakukan menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil pengujian parsial mengindikasikan bahwa digital marketing, influencer, dan persepsi risiko memiliki pengaruh yang signifikan terhadap minat investasi mahasiswa. Sebaliknya, literasi keuangan dan tingkat return tidak menunjukkan pengaruh yang berarti secara statistik. Secara simultan, seluruh variabel independen terbukti berkontribusi terhadap minat investasi. Temuan ini mengimplikasikan bahwa kekuatan promosi digital, daya tarik figur berpengaruh, serta penilaian risiko memegang peranan dominan dalam mendorong ketertarikan mahasiswa terhadap aktivitas investasi.
Copyrights © 2026