Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sistem pengendalian internal (SPI), pemanfaatan teknologi informasi (TI), dan komitmen organisasi terhadap kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) dengan kompetensi sumber daya manusia (SDM) sebagai variabel moderasi. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada ditemukannya berbagai permasalahan dalam kualitas LKPD, meskipun sebagian besar pemerintah daerah telah memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada pejabat struktural dan aparatur pengelola keuangan pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya. Teknik analisis data yang digunakan adalah Partial Least Square (PLS) dengan bantuan software WarpPLS versi 8.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SPI, pemanfaatan TI, dan komitmen organisasi berpengaruh positif terhadap kualitas LKPD. Namun demikian, kompetensi SDM tidak mampu memoderasi hubungan antara SPI, pemanfaatan TI, dan komitmen organisasi dengan kualitas LKPD. Hasil penelitian ini mendukung teori stewardship, teori goal setting, dan teori agensi, yang menekankan pentingnya akuntabilitas dan tanggung jawab aparatur dalam pengelolaan keuangan public.
Copyrights © 2026