Salah satu produk yang terkena dampak issue cemaran EG/DEG yaitu Sanmol Sirup, peraih Top Brand Award pada 2018-2022 dengan nilai TBI 23,80%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh eWOM terhadap Brand Credibility dan Brand Attitude serta dampaknya terhadap Repurchase Intention Produk Sanmol Sirup. Jenis penelitian ini adalah penelitian asosiatif kuantitatif dengan desain cross-sectional. Kuesioner online disebar melalui media sosial pada Juni 2023. Sampel dipilih menggunakan teknik Convenience Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 385 responden yang berusia ≥ 18 tahun, berdomisili di DKI Jakarta, telah membeli Sanmol Sirup minimal satu kali dalam 6 bulan terakhir dan mengetahui adanya issue cemaran EG/DEG. Analisis data dilakukan dengan metode SEM-AMOS. Hasil penelitian menunjukkan dari 11 kriteria pengukuran GOF, terlihat bahwa 2 kriteria yang menunjukkan hasil baik yaitu CMIN/DF, RMSEA, 7 kriteria cukup baik yaitu GFI, AGFI, CFI, TLI, NFI, IFI, PNFI dan 2 kriteria kurang baik yaitu P-Value dan PGFI. Hasil uji t menunjukkan terdapat pengaruh signifikan pada hubungan eWOM terhadap Brand Credibility, eWOM terhadap Brand Attitude, dan Brand Attitude terhadap Repurchase Intention dengan nilai C.R≥1,96 yaitu 9,987; -3,708; 9,004 dan P≤0,05 yaitu 0,904; -0,205; 0,000. Dan ditemukan tidak adanya pengaruh signifikan pada hubungan eWOM terhadap Repurchase Intention dan Brand Credibility terhadap Repurchase Intention dengan nilai C.R≤1,96 yaitu 1,686; -1,840 dan P≥0,05 yaitu 0,092; -0,066. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai strategi perusahaan dimana eWOM berperan penting dalam membangun Brand Credibility dan Brand Attitude. Selain itu Brand Attitude berdampak pada Repurchase Intention produk.
Copyrights © 2026