Kombinasi antara fotovoltaik dan generator diesel dalam satu sistem pembangkit listrik tenaga EBT (Energi Baru Terbarukan) saling memberikan kelebihan dan mengisi kekurangan. Sistem fotovoltaik tidak membutuhkan bahan bakar, namun tinggi investasi dan bergantung keberadaan matahari. Di sisi lain, generator membutuhkan biaya operasional dan perawatan tinggi, namun rendah investasi dan dapat membangkitkan energi kapan pun dibutuhkan. Skenario sistem pembangkit hibrida PV-Diesel Genset mengatasi masalah biaya investasi fotovoltaik, dan operasional/perawatan generator yang tinggi. Fakta lain, pasokan listrik dari matahari membutuhkan sistem penyimpanan (baterai) agar sistem dapat terus membangkitkan energi. Namun baterai memiliki kelemahan dalam hal perawatan, membutuhkan operasional secara bijak, umur teknis pendek, prosedur daur ulang cukup rumit (terkait ketersediaan lembaga pengelola dan dampak limbah kimia beracun), dan investasi tinggi. Dengan sistem hibrida, ketergantungan terhadap baterai dapat dikurangi. Baterai hanya berfungsi sebagai buffer. Tujuan akhir penelitian adalah mencari solar-fraction yang optimal dan nilai ekonomis (mencakup biaya kapital, operasional, perawatan, penggantian, dan bahan bakar diesel) dalam perancangan sistem hibrida PV-Diesel Genset berdasarkan zona iklim.
Copyrights © 2025