Mesin reverse osmosis portable adalah komponen penting dalam proses hemodialisa untuk menyediakan air dialisat, terutama di ruangan perawatan yang tidak memiliki instalasi air reverse osmosis. Permasalahan berulang yang dihadapi adalah penurunan debit air produk di bawah standar minimum (500 ml/menit), yang menyebabkan terhentinya pelayanan hemodialisa berisiko bagi keamanan dan kenyamanan pasien selama menjalani proses hemodialisa, dan meningkatkan biaya penggantian komponen filter/membran. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan optimalisasi pada mesin reverse osmosis Portable guna meningkatkan keamanan pasien, menghitung efisiensi biaya penggantian media filter dan membrane setelah modifikasi, analisa penggantian media filter, analisa kinerja alat monitoring water flow sensor, dan analisa kualitas air setelah dilakukan optimalisasi. Optimalisasi yang dirancang dan diimplementasikan mencakup tiga aspek, penggantian filter karbon 5 mikron menjadi filter sedimen 0.22 mikron, perubahan instalasi membran dari konfigurasi paralel-seri menjadi tiga membran yang dihubungkan secara parallel, dan penambahan sistem monitoring debit air real-time. Sistem monitoring ini dikontrol oleh microcontroller arduino uno r3 dan menggunakan water flow sensor YSF402B. Sistem akan menampilkan data debit pada LCD dan mengaktifkan alarm (buzzer dan lampu indikator) jika debit air turun di bawah batas aman 600 ml/menit. Hasil pengujian menunjukkan bahwa optimalisasi ini berfungsi dengan baik. Kinerja mesin reverse osmosis Portable setelah modifikasi menunjukkan kualitas air produk selalu di masuk baku mutu. Selain itu, modifikasi ini secara signifikan menurunkan frekuensi penggantian media filter dan membran. Dalam periode 3 bulan setelah optimalisasi, membran tidak memerlukan penggantian , yang membuktikan bahwa rancangan optimalisasi ini sangat efektif dan efisien dalam meningkatkan keamanan pelayanan sekaligus menghemat biaya operasional
Copyrights © 2025