Indonesia memiliki banyak perusahaan yang beroperasi di sektor consumer non-cyclicals dimana sektor ini merupakan salah satu sektor yang memiliki potensial tinggi untuk meningkatkan nilai perusahaan. Sektor consumer non-cyclicals di Indonesia memainkan peran strategis dalam perekonomian negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Debt to Equity Ratio (DER), Return on Equity (ROE), dan Return on Assets (ROA) terhadap nilai perusahaan pada sektor Consumer non-cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Sektor ini dipilih karena memiliki potensi tinggi dalam meningkatkan nilai perusahaan. Metode yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan sampel sebanyak 33 perusahaan yang dipilih melalui purposive sampling dari populasi 124 perusahaan selama periode 2018–2022, dengan kriteria perusahaan yang telah melakukan Initial Public Offering (IPO) sebelum tahun 2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan DER, ROE, dan ROA berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Namun, secara parsial hanya DER dan ROE yang memiliki pengaruh signifikan, sedangkan ROA tidak memberikan dampak signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa investor dan pemangku kepentingan lebih memperhatikan struktur modal dan efisiensi dalam menghasilkan laba dari ekuitas dibandingkan efisiensi penggunaan aset yang diukur oleh ROA. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi manajemen perusahaan dalam mengelola struktur modal dan kinerja keuangan untuk meningkatkan nilai perusahaan.
Copyrights © 2025