Nilai perusahaan menjadi indikator strategis yang mencerminkan bagaimana pasar menilai prospek keberlanjutan serta potensi pertumbuhan suatu entitas bisnis. Penelitian ini berfokus pada penelaahan determinan nilai perusahaan pada perusahaan sektor consumer non-cyclicals yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama tahun 2024. Pendekatan penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan tahunan. Sampel penelitian diperoleh melalui teknik purposive sampling dan menghasilkan 90 perusahaan sebagai objek analisis. Pengolahan data dilakukan menggunakan regresi linier berganda melalui perangkat lunak SPSS versi 26. Variabel bebas yang dianalisis terdiri dari Current Ratio (CR), Debt to Equity Ratio (DER), Return on Equity (ROE), dan Total Asset Turnover (TATO). Hasil estimasi menunjukkan bahwa CR, DER, dan ROE berkontribusi signifikan terhadap peningkatan nilai perusahaan, mengindikasikan bahwa stabilitas likuiditas, pengelolaan struktur pendanaan, serta kemampuan menghasilkan laba merupakan faktor dominan yang diperhitungkan investor. Sebaliknya, TATO tidak memberikan pengaruh yang berarti dalam model penelitian ini. Secara keseluruhan, studi ini menegaskan bahwa kekuatan perusahaan dalam menjaga kesehatan keuangan dan efisiensi profitabilitas menjadi penentu utama persepsi pasar terhadap nilai perusahaan.
Copyrights © 2025