Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kompetensi dan pengalaman auditor terhadap pendeteksian fraud dengan skeptisisme profesional sebagai variabel mediasi pada Kantor Inspektorat Daerah Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian dilaksanakan selama satu bulan pada Juli 2025 dengan melibatkan seluruh auditor di Kantor Inspektorat Provinsi Sulawesi Selatan yang berjumlah 55 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah sampling jenuh, sehingga seluruh populasi dijadikan sebagai sampel penelitian. Data primer diperoleh melalui penelitian langsung di lapangan dengan memberikan kuesioner kepada 55 responden. Analisis data dilakukan menggunakan aplikasi Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendeteksian fraud. Pengalaman auditor juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendeteksian fraud. Selain itu, kompetensi dan pengalaman auditor berpengaruh positif serta signifikan terhadap skeptisisme profesional, sementara skeptisisme profesional berpengaruh positif terhadap pendeteksian fraud. Namun, skeptisisme profesional tidak memediasi pengaruh kompetensi terhadap pendeteksian fraud, tetapi memediasi pengaruh pengalaman auditor terhadap pendeteksian fraud.
Copyrights © 2025