Masjid dan mushalla merupakan tempat ibadah yang dikunjungi sepanjang hari, sehingga mobilitas jamaah sangat tinggi. Pengoperasian pintu yang masih manual sering menimbulkan masalah seperti pintu tidak tertutup rapat, terbanting, atau dibiarkan terbuka terlalu lama sehingga mengganggu kenyamanan, kebersihan, dan keamanan lingkungan ibadah. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diterapkan sistem pintu otomatis berbasis sensor kamera atau sensor gerak yang mampu membuka dan menutup pintu secara otomatis ketika mendeteksi keberadaan jamaah. Perancangan sistem ini dilakukan dengan metode identifikasi kebutuhan, analisis cara kerja sensor, perancangan perangkat keras, integrasi sistem, serta pengujian untuk memastikan akurasi deteksi dan respons pintu. Sensor akan mendeteksi pergerakan jamaah, mengirim sinyal ke mikrokontroler, lalu mengaktifkan motor penggerak pintu untuk membuka dan menutup secara otomatis. Hasil perancangan menunjukkan bahwa sistem pintu otomatis mampu meningkatkan kenyamanan akses jamaah, menjaga kebersihan karena minim kontak fisik, mengurangi kerusakan mekanik akibat penggunaan manual, serta memberikan keamanan dengan memastikan pintu tertutup kembali setelah area sekitar kosong. Dengan demikian, teknologi ini menjadi solusi efektif, efisien, dan terjangkau untuk meningkatkan kualitas fasilitas masjid dan mushalla.
Copyrights © 2025