Penelitian ini dilaksanakan di lahan petani Kecamatan Dolat Rakyat, Berastagi Kabupaten Karo dimulai dari bulan Januari sampai April 2025. Judul riset “Efektivitas dosisi dan waktu aplikasi Hayati Pada Pertumbuhan serta Produksi Tanaman Pak Choy (Brassica Chinensis L.). Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan dua faktor. Faktor pertama adalah Interval pemberian (K) yang terdiri dari 4 taraf perlakuan yaitu: pemberian saat pembuatan plot (K1), 10 hari setelah pembuatan plot (K2), 10 hari setelah tanam (K3) dan 20 hari setelah tanam (K4). Faktor yang kedua adalah penggunaan dosis pupuk organik Nubuat (R) terdiri dari 4 taraf perlakuan yaitu: tanpa pupuk (Ro), 100 ml/tanaman (R1), 200 ml/tanaman (R2) dan 300 ml/tanaman (R3). Hasil analisa data dari lapangan diperoleh bahwa interval pemberian dan dosis pupuk nubuat memberi pengaruh yang nyata terhadap tinggi tanaman, berat segar panen/sampel (kg), bobot biomassa (kg) dan indeks panen. Interval pemberian pupuk organik lebih cepat lebih baik (K1) dan penggunaan dosis 200 ml/tanaman (R2) pupuk organik adalah perlakuan paling baik untuk menghasilkan pertumbuhan dan produksi yang optimal. Interaksi kedua faktor yang diujikan menunjukkan perbedaan yang nyata pada parameter produksi bersih/tanaman bobot biomasa yang diamati.
Copyrights © 2025