Perubahan iklim dan transisi menuju ekonomi hijau telah mendorong pentingnya investasi berkelanjutan, salah satunya melalui instrumen green sukuk. Namun, partisipasi mahasiswa sebagai calon investor masa depan terhadap produk ini masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan, motivasi, dan religiusitas terhadap minat investasi green sukuk dengan green perception risk sebagai variabel moderasi. Populasi penelitian adalah mahasiswa di Kota Malang dengan sampel yang dipilih melalui teknik purposive sampling . Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Moderated Regression Analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan, motivasi, dan keagamaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat investasi green sukuk. Selain itu, memoderasi risiko yang dirasakan hijau secara negatif hubungan tersebut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa green perception risk merupakan faktor penting dalam membentuk minat investasi, sehingga diperlukan edukasi yang lebih intensif untuk meningkatkan pemahaman dan mengurangi persepsi risiko yang berlebihan pada mahasiswa sebagai calon investor potensial.Kata Kunci: Literasi Keuangan, Motivasi; Religiusitas; Risiko yang Dirasakan Ramah Lingkungan ; Sukuk Hijau Minat Investasi ;
Copyrights © 2026