Revolusi Industri 4.0 memperkenalkan kemampuan progresif yang meningkatkan efisiensi operasional, membawa perubahan besar dalam dunia produksi, sekaligus memungkinkan produksi massal yang fleksibel melalui pengendalian berbasis perangkat lunak pintar. Dengan meningkatkan penggunaan Internet of Things (IoT) dan Wireless Sensor Network (WSN), pengendalian kualitas dapat dilakukan secara tenang di lokasi produksi dan tidak terhambat di area metro. Namun demikian, Tantangan utama tetap ada pada integrasi kualitas sistem yang lengkap dengan sistem produksi digital ketika mempertimbangkan kemampuannya untuk berbagi data secara efektif antara sistem yang terhubung. Sistem Kualitas 4.0 menunjukkan solusi melalui perangkat lunak inspeksi digital yang terhubung langsung ke sistem produksi bersama dengan teknologi pemindai 3D. Berdasarkan penelitian di industri otomotif, penggunaan Autonomous Quality Management (AQM) dapat diklarifikasi untuk secara signifikan meningkatkan kinerja produksi. Hasil implementasi ini menunjukkan peningkatan akurasi dan konsistensi dalam pengukuran, proses produksi yang dipercepat, dan mengurangi biaya produksi dan inspeksi. Secara umum, penerapan metode Quality Quantity Cost (QQC) dalam konteks industri 4.0 telah terbukti efektif dalam meningkatkan hasil proses produksi, menekan jumlah cacat, dan meningkatkan tingkat prosedur. Perpaduan teknologi digital dan sistem otomatis dalam kontrol kualitas adalah faktor penting dalam meningkatkan daya saing dan kualitas produk di sektor produksi modern.
Copyrights © 2025