Di Indonesia, prevalensi osteoarthritis meningkat secara signifikan dengan usia. Aangka prevalensi OA bertambah pada usia lanjut: 11,1% pada usia 45–54 tahun, 15,5% pada usia 55–64 tahun, hingga 18,6–18,9% pada usia > 65 tahun. (Riskesda 20218 didalam Yani C, Sudarsono, Nurul F. 2024) Osteoarthritis merupakan salah satu penyakit degeneratif yang paling sering dialami oleh lansia dan ditandai dengan kerusakan sendi yang menyebabkan nyeri, kaku, dan keterbatasan aktivitas. Seiring bertambahnya usia, elastisitas tulang rawan menurun sehingga sendi menjadi lebih rentan terhadap peradangan dan nyeri kronis. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dalam bentuk pemeriksaan kadar asam urat serta edukasi kesehatan mengenai osteoarthritis guna meningkatkan pengetahuan lansia, mencegah komplikasi, dan meningkatkan kualitas hidup lansia.
Copyrights © 2026