Salah satu dari enam keterampilan dasar yang harus kita kuasai adalah membaca dan menulis. Membaca dan menulis adalah keterampilan literasi paling awal yang diketahui dalam sejarah peradaban manusia. Keduanya ditugaskan untuk literasi fungsional dan sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari. Kemampuan membaca dan menulis memungkinkan orang untuk menjalani kualitas hidup yang lebih baik. Apalagi di era yang semakin modern yang ditandai dengan persaingan yang ketat dan pergerakan yang cepat. Membaca adalah kunci untuk menguasai semua pengetahuan, termasuk informasi dan instruksi sehari-hari yang berdampak besar pada kehidupan. Pemahaman bacaan yang baik tidak hanya membaca dengan lancar, tetapi juga memahami isi teks yang Anda baca. Teks lisan tidak hanya terdiri dari kata-kata, tetapi juga simbol, angka, atau grafik. Komunikasi Persuasif dibutuhkan dalam menjalankan Gerakan yang tujuan untuk mengajak anak agar gemar membaca. Maka dari itu, peran penting komunikasi persuasif dibutuhkan dalam hal ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauhmana komunikasi persuasif dalam membangun gerakan literasi sudut baca anak pesisir. Metode Penelitian menggunakan metode penelitian kualitaif, terdapat model Community Based Research (CBR) dalam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi persuasif guru memiliki peran penting dalam keberhasilan Gerakan Literasi Sudut Baca dan berkontribusi positif terhadap peningkatan budaya literasi siswa di lingkungan sekolah.
Copyrights © 2026