Penelitian ini mengkaji strategi komunikasi politik KPU Kota Makassar dalam meningkatkan partisipasi pemilih pemula pada Pilkada 2024. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis dengan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi KPU meliputi penetapan sasaran jangka panjang, pemilihan tindakan yang tepat, dan alokasi sumber daya yang efektif. Faktor pendukungnya adalah kesadaran politik pemilih pemula dan citra positif kandidat, sedangkan hambatannya meliputi keterbatasan penyebaran informasi dan kendala pemutakhiran data. Diperlukan pendekatan yang lebih inklusif untuk mengoptimalkan partisipasi pemilih pemula.
Copyrights © 2026