Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki hubungan antara Body Mass Index (BMI) dan respon hemodinamik pada pasien hipertensi yang menjalani intubasi endotrakeal di RSUD Provinsi Arifin Achmad Riau. Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimental dengan pendekatan cross-sectional pada 60 pasien ASA II dengan hipertensi terkontrol yang menjalani operasi elektif dengan anestesi umum di RSUD Arifin Achmad. Sampel diperoleh melalui teknik consecutive sampling dan dikelompokkan berdasarkan jenis laringoskop yang digunakan. Data yang dikumpulkan mencakup karakteristik pasien, BMI, serta parameter hemodinamik sebelum dan setelah intubasi. Analisis dilakukan secara deskriptif untuk menggambarkan karakteristik responden dan nilai hemodinamik, dilanjutkan dengan uji komparatif untuk menilai perbedaan respons hemodinamik antara kedua metode intubasi, serta uji korelasi untuk melihat hubungan antara BMI dan perubahan hemodinamik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindakan intubasi endotrakeal memiliki dampak yang berbeda secara signifikan (p < 0.05) pada tekanan darah sistolik pada fase preintubasi setelah menit pertama. Klinis juga menunjukkan bahwa pemeliharaan BMI kurang dari 25 kg/m2 efektif dalam mencegah hipertensi dan penurunan berat badan mengurangi tekanan darah pada sebagian besar subjek hipertensi.
Copyrights © 2026