Kesehatan masyarakat memiliki peran sentral dalam mendukung keberlanjutan pembangunan nasional. Dalam konteks tersebut, apoteker menempati posisi strategis tidak hanya sebagai tenaga kefarmasian, tetapi juga sebagai individu yang berkontribusi langsung terhadap kesejahteraan sosial. Penelitian ini disusun menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif untuk mengkaji kontribusi apoteker sebagai warga negara dalam upaya peningkatan kesehatan masyarakat. Data diperoleh dari jurnal ilmiah, dokumen kebijakan pemerintah, serta laporan organisasi profesi yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa peran apoteker melampaui aspek teknis pelayanan obat, mencakup peningkatan literasi obat, edukasi penggunaan obat yang rasional, serta upaya mendukung pemerataan akses terhadap obat di masyarakat. Rendahnya tingkat pemahaman masyarakat mengenai penggunaan obat menjadi tantangan yang menuntut keterlibatan aktif apoteker melalui kegiatan edukatif dan advokasi kesehatan. Melalui berbagai program berbasis komunitas, apoteker berperan dalam menanamkan nilai tanggung jawab sosial dan kepedulian terhadap kesehatan publik. Kajian ini menegaskan bahwa apoteker merupakan bagian penting dari agen perubahan sosial dalam pembangunan kesehatan masyarakat.
Copyrights © 2026