Perubahan sistem irigasi oleh Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) di Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat, menuntut petani padi sawah untuk melakukan berbagai bentuk adaptasi guna mempertahankan produktivitas pertanian mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat adaptasi petani serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner dan wawancara terhadap 83 responden, yang ditentukan menggunakan metode proportionate stratified random sampling. Analisis data dilakukan dengan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat adaptasi petani berada pada kategori Tinggi. Faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap adaptasi petani adalah dukungan sosial, motivasi, pengalaman bertani, akses informasi, dan penyesuaian pola tanam. Sementara itu, kepemilikan lahan tidak memberikan pengaruh signifikan. Temuan ini menekankan pentingnya peran kelembagaan dan informasi dalam meningkatkan kemampuan adaptasi petani terhadap perubahan sistem irigasi. Oleh karena itu, penguatan peran P3A dan penyuluhan pertanian menjadi kunci dalam mendukung keberlanjutan pertanian berbasis irigasi.
Copyrights © 2026