Tulisan ini menganalisis efektivitas kebijakan efisiensi APBN Tahun Anggaran 2025 di Balai Riset Perikanan Perairan Umum dan Penyuluhan Perikanan (BRPPUPP), dengan fokus pada penerapan dan penghentian skema Work from Anywhere (WFA) setiap hari Jumat. Kebijakan tersebut diberlakukan sebagai tindak lanjut Instruksi Presiden tentang efisiensi belanja negara, dengan tujuan menekan biaya operasional tanpa mengurangi kinerja aparatur sipil negara. Analisis dilakukan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan kuantitatif, termasuk evaluasi dokumen kebijakan serta analisis data konsumsi listrik selama periode WFA. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan WFA memberikan penghematan listrik yang terukur namun relatif kecil dan tidak signifikan terhadap total anggaran operasional BRPPUPP. Sebaliknya, penghentian WFA berdampak positif terhadap efektivitas pelaksanaan tugas, penguatan akuntabilitas kinerja, peningkatan koordinasi internal dan eksternal, serta optimalisasi pemanfaatan laboratorium dan fasilitas lainnya. Meskipun terjadi peningkatan biaya operasional pasca-penghentian WFA, manfaat jangka panjang berupa peningkatan produktivitas dan konsistensi pelaksanaan tugas dinilai lebih besar dibandingkan penghematan energi jangka pendek. Oleh karena itu, laporan ini menyimpulkan bahwa kebijakan pengakhiran WFA merupakan langkah yang tepat untuk mendukung efisiensi APBN 2025 secara berkelanjutan melalui peningkatan kinerja dan tata kelola organisasi.
Copyrights © 2026