J-CEKI
Vol. 5 No. 2: Februari 2026

Dialog Antara Sains dan Agama (Hindu dan Islam) dalam Memandang Asal-Usul Alam Semesta: Analisis Teori Hologram

Moh. Arif Afandi (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Feb 2026

Abstract

Teori Hologram atau Prinsip Holografik, sebagai salah satu konsep mutakhir dalam fisika teoretis, mengemukakan bahwa ruang tiga dimensi pada dasarnya adalah hologram dari dimensi yang lebih tinggi darinya. Gagasan ini membuka peluang dialog konseptual antara sains dan teologi, khususnya dalam menjembatani pemahaman metafisik tentang asal-usul alam semesta dalam perspektif Islam dan Hindu. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi keterkaitan prinsip holografik dengan konsep creatio ex nihilo dan Lauh Mahfudz dalam Islam, serta konsep maya dan siklus kosmik dalam Hindu, melalui pendekatan kualitatif-deskriptif berbasis analisis pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip holografik sejalan dengan pandangan Islam tentang alam semesta sebagai proyeksi dari informasi yang tertulis dalam Lauh Mahfudz, memperkuat konsep ketergantungan segala ciptaan pada Tuhan yang Maha Esa. Di sisi lain, dalam kosmologi Hindu, teori holografik mendukung pandangan bahwa alam semesta adalah manifestasi maya, sebuah proyeksi temporer dari realitas absolut, Brahman. Dengan demikian, prinsip holografik menawarkan jembatan pemahaman antara sains dan metafisika, memungkinkan terciptanya dialog yang lebih integratif antara ilmu pengetahuan modern dan wawasan spiritual keagamaan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

J-CEKI

Publisher

Subject

Humanities Social Sciences

Description

J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. J-CEKI terbit 6 kali dalam setahun atau tiap 2 bulan sekali. J-CEKI menerbitkan artikel bidang Humaniora dan Ilmu Sosial. Humaniora: Bahasa dan Linguistik, Sejarah, Sastra, Seni Pertunjukan, Filsafat, Agama, Seni Rupa. Ilmu ...