Perkembangan teknologi digital telah mendorong peningkatan aktivitas perdagangan melalui e-commerce, yang memiliki potensi untuk memengaruhi pertumbuhan sektor industri, termasuk industri makanan dan minuman di Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara nilai transaksi e-commerce dengan pertumbuhan ekonomi di sektor makanan dan minuman di Indonesia pada periode 2017 hingga 2024. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan time series, dengan data sekunder yang diperoleh dari publikasi resmi Badan Pusat Statistik (BPS). Untuk menganalisis data, peneliti menggunakan perangkat lunak SPSS dengan metode uji deskriptif, analisis korelasi Pearson, dan regresi linier sederhana agar dapat mengetahui arah serta tingkat hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai transaksi e-commerce terus meningkat dari tahun ke tahun, seiring dengan pertumbuhan positif di sektor makanan dan minuman. Analisis korelasi menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara kedua variabel, yang menunjukkan keterkaitan yang kuat. Temuan ini menunjukkan bahwa perkembangan e-commerce memainkan peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi sektor industri makanan dan minuman di Indonesia. Hasil penelitian diharapkan bisa menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah, pelaku usaha, dan akademisi dalam meningkatkan potensi ekonomi digital secara berkelanjutan. Kata kunci : e-commerce, pertumbuhan ekonomi, industri makanan dan minuman, time series, BPS.
Copyrights © 2026