Perkembangan teknologi informasi mendorong pelaku usaha jasa, termasuk jasa beauty makeup, untuk beralih dari sistem manual ke sistem digital. Pada praktiknya, proses pemesanan jasa beauty makeup masih banyak dilakukan secara manual melalui pesan singkat atau media sosial, sehingga sering menimbulkan permasalahan seperti kesalahan pencatatan data pelanggan, bentroknya jadwal pemesanan, serta kesulitan dalam pengelolaan laporan penjualan. Kondisi tersebut menyebabkan proses pelayanan menjadi kurang efektif dan tidak terorganisir. Oleh karena itu, diperlukan suatu sistem informasi yang mampu mengelola pemesanan jasa beauty makeup secara terstruktur dan terkomputerisasi. Metode pemecahan masalah yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode prototype. Metode ini dipilih karena memungkinkan pengembangan sistem dilakukan secara bertahap dengan melibatkan pengguna dalam proses evaluasi dan perbaikan sistem. Tahapan metode prototype meliputi komunikasi kebutuhan pengguna, perancangan awal sistem, pembuatan prototype, serta pengujian dan evaluasi berdasarkan masukan pengguna. Hasil yang diharapkan dari penelitian ini adalah terbentuknya prototype sistem informasi jasa beauty makeup berbasis web yang mampu memudahkan proses pemesanan, pembayaran, serta pengelolaan data oleh admin. Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan usaha dan meminimalkan kesalahan pencatatan
Copyrights © 2026