Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana berbagai faktor perusahaan mempengaruhi likuiditas bank umum yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (IDX) selama periode 2020 hingga 2024. Dalam penelitian ini, terdapat sampel yang terdiri dari 36 bank dengan total 180 pengamatan tahunan. Faktor-faktor yang dianalisis mencakup rasio kecukupan modal, rasio total kredit terhadap total aset, tingkat kredit bermasalah, return on assets (ROA), margin bunga bersih, dan rasio simpanan. Metode yang digunakan untuk analisis adalah regresi data panel dengan model fixed-effect melalui software Eviews 9. 0. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa TLTAR memiliki dampak negatif yang signifikan terhadap likuiditas, sedangkan NPL juga berpengaruh negatif yang kuat terhadap likuiditas bank. Sebaliknya, ROA memberikan pengaruh positif yang signifikan terhadap likuiditas, sedangkan IRM juga menunjukkan pengaruh positif pada tingkat signifikansi 10 persen. Sementara itu, CAR dan Rasio Deposito tidak menunjukkan dampak yang berarti terhadap likuiditas. Temuan ini menunjukkan bahwa keuntungan dan mutu aset memiliki peranan yang lebih besar dalam menentukan posisi likuiditas dibandingkan dengan modal atau dana dari luar. Penelitian ini memiliki makna yang penting bagi pengelolaan bank dan investor terkait peningkatan manajemen risiko likuiditas di industri perbankan Indonesia.
Copyrights © 2026