JURNAL PERSPEKTIF ADMINISTRASI DAN BISNIS
Vol. 6 No. 1 (2025)

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENGEMBANGAN DESA WISATA SUNGAI LIMAU KECAMATAN SEBATIK TENGAH KABUPATEN NUNUKAN KALIMANTAN UTARA

Andi, Andi Syarifuddin (Unknown)
Johan Lukas Away (Unknown)
Ilham, Ilham (Unknown)



Article Info

Publish Date
13 Jun 2025

Abstract

Kondisi Tingkat kemiskinan secara nasional masih menjadi focus pembicaraan yang serius, seperti halnya di Kabupaten Nunukan yang pada tahun 2024 tercacat Tingkat kemiskinan mencapai 5,27% atau sekitar 11.081 jiwa. Upaya untuk memberdayakan masyarakat tak henti-hentinya dilaksanakan, seperti halnya melalui program kegiatan pemberdayaan Masyarakat di tingkat pedesaan melalui pengembangan potensi lokal, salah satuhnya adalah desa wisata. Adapun tujuan penelitian adalah untuk menganalisis pemberdayaan yang sedang dilakukan oleh pemerintah daerah terhadap masyarakat Desa Sungai Limau melalui pengembangan potensi desa wisata. Selain itu untuk mengidentifikasi faktor pendukung dan hambatan serta mengidentifikasi dampak yang ditimbulkan dari adanya pengembangan desa wisata di Desa Sungai Limau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui observasi , wawancara, dan dokumentasi. Adapun Informan penelitian meliputi kepala desa, sekretaris desa, Bumdes atau pengelola wisata, masyarakat setempat, dan pengunjung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan potensi Desa Wisata Sungai Limau sudah berhasil terlihat dari pengembangan sektor wisata alam yakni lahan perkemahan, kolam pemancingan ikan, tapal batas patok 7 perbatasan Indonesia Malaysia, penyediaan gazebo dan rumah istirahat. Faktor pendukung pemberdayaan meliputi dukungan dari pemerintah desa dan partisipasi aktif masyarakat serta potensi yang dimiliki. Faktor penghambat meliputi keterbatasan pendanaan dalam pengembangan infrastruktur obyek wisata. Dampak positif terhadap peningkatan ekonomi dan kesejahteraan sosial. Secara ekonomi, terbukanya peluang usaha baru, seperti pembutan kripik, kerajinan tangan, pengolahan jahe dan warung makan, hal tersebut dapat mendorong penurunan tingkat pengangguran terbuka tahun 2025 sebesar 2,71 persen, dan usaha pemberdayaan Masyarakat dapat meningkatkan pendapatan masyarakat desa wisata Sungai Limau hingga setara dengan Upah Minimum Regional (UMR) sebesar Rp.3.652.907., Kabupaten Nunukan. Dampak lingkungan yang ditibulkan belum adanya tempat sampah yang sediakan sehingga sampah-sampah pengunjung dibuang sembarang tempat. Temuan penelitian bahwa dalam pengembangan potensi desa wisata Sungai Limau masih membutuhkan bantuan pendanaan dalam pengembangan desa wisata dengan pihak lain seperti pemerintah daerah, istansi terkait, dan Perusahaan serta lembaga keuangan yang beroperasi di sekitar desa. Untuk pengembangan lebih lanjut diharapkan adanya pelatihan pengelolaan desa wisata yang berbasis agro wisata, pelayanan wisata dan pengelolaan sampah untuk keberlanjutan pengembangan.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

jpab

Publisher

Subject

Economics, Econometrics & Finance Social Sciences

Description

Jurnal Perspektif Administrasi dan Bisnis is an open access journal and peer-reviewed that publishes either original article or reviews. This journal focuses on: Marketing, Human Resources, Financial, Management Information System, Entrepreneurship, Operation Management, Consumer Behavior, Service ...