Peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai pengelolaan obat sangat penting untuk mengurangi risiko kesalahan dalam mendapatkan, menggunakan, menyimpan, dan membuang obat. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang program DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang) melalui kegiatan pengabdian masyarakat di Universitas Malahayati, dengan melibatkan 15 petugas kebersihan sebagai responden. Kegiatan ini dilakukan dalam satu sesi pertemuan yang meliputi survei lokasi, penyusunan administrasi, persiapan materi, penyuluhan, dan post-test. Penyuluhan berlangsung selama 40 menit menggunakan media poster dan presentasi. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam tingkat pemahaman responden, dengan keberhasilan dari 47% pada pretest menjadi 100% pada post-test. Mayoritas responden mencapai kategori pemahaman baik. Edukasi DAGUSIBU memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan obat, serta mengurangi dampak negatif seperti pencemaran lingkungan akibat pembuangan obat yang tidak tepat. Penelitian ini merekomendasikan pelaksanaan kegiatan serupa secara berkelanjutan dan dengan responden yang lebih variatif untuk data yang lebih representatif.
Copyrights © 2025