Penelitian ini menganalisis jejak karbon individu karyawan Migas EP Kalimantan Timur, dengan fokus pada dua aspek utama: perhitungan jejak karbon dan kajian dampak ekonomi terkait emisi karbon yang dihasilkan oleh aktivitas karyawan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan Stratified Random Sampling untuk pemilihan sampel dari 796 karyawan yang mencakup berbagai strata jabatan dalam perusahaan. Perhitungan jejak karbon dilakukan menggunakan metodologi IPCC, untuk mengukur emisi karbon individu yang dihasilkan oleh aktivitas transportasi dan konsumsi energi. Sedangkan dampak ekonomi dihitung menggunakan Replacement Cost Method (RCM) dengan menilai biaya mitigasi emisi karbon melalui proyek penanaman pohon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas transportasi merupakan kontributor terbesar terhadap emisi karbon individu, dengan total emisi tahunan mencapai 288.160,35 kg CO2. Biaya mitigasi yang diperlukan untuk mengimbangi emisi karbon individu diperkirakan sebesar IDR 1.862.889.361 per tahun, dengan pohon Trembesi dan Mangrove sebagai solusi penyerapan karbon yang paling efisien. Berdasarkan harga perdagangan karbon domestik yang berlaku sebesar IDR 96.000 per ton, biaya offset karbon yang diperlukan untuk mengimbangi emisi karbon individu hanya IDR 27.663.360 per tahun, yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan estimasi biaya mitigasi dalam penelitian ini.
Copyrights © 2026