ABSTRACTThis study aims to analyze the influence of aura farming phenomena and spiritual tourism preferences with tourist interest in visiting the Pacu Jalur Festival in Kuantan Singingi Regency, Riau. This study uses a quantitative approach with an associative survey design. Data were collected through a closed questionnaire distributed to 100 respondents who had never attended the Pacu Jalur Festival. Data analysis was performed using descriptive statistics and Spearman's correlation test, considering that the research data did not meet the assumption of normality. The results showed that influence of aura farming phenomena and spiritual tourism preferences had a positive and significant relationship with tourist interest in visiting, both partially and simultaneously. These findings indicate that the emotional and spiritual experiences felt by tourists play an important role in shaping their interest in cultural festivals. This study provides practical implications for destination managers and local governments in designing strategies for the development and promotion of cultural festivals based on spiritual experiences and local wisdom values. Keywords: Aura Farming; Spiritual Tourism; Cultural Festival; Tourist Intention; Pacu Jalur ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh fenomena aura farming dan preferensi wisata spiritual dengan minat berkunjung wisatawan pada Festival Pacu Jalur di Kabupaten Kuantan Singingi, Riau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei asosiatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup yang disebarkan kepada 100 responden yang belum pernah menghadiri Festival Pacu Jalur. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan uji korelasi Spearman, mengingat data penelitian tidak memenuhi asumsi normalitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh fenomena aura farming dan preferensi wisata spiritual memiliki hubungan positif dan signifikan dengan minat berkunjung wisatawan, baik secara parsial maupun simultan. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengalaman emosional dan spiritual yang dirasakan wisatawan berperan penting dalam membentuk ketertarikan terhadap festival budaya. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pengelola destinasi dan pemerintah daerah dalam merancang strategi pengembangan dan promosi festival budaya berbasis pengalaman spiritual dan nilai kearifan lokal. Kata Kunci : Aura Farming; Wisata Spiritual; Festival Budaya; Minat Wisatawan; Pacu Jalur
Copyrights © 2026