Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh karakteristik pekerjaan dan kesesuaian pekerjaan terhadap perilaku inovatif pegawai di lingkungan Direktorat Bina Intala, dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuisioner dengan jumlah sampel 51 pegawai direktorat Bina Intala. Pendekatan yg digunakan adalah kuantitatif dengan tehnik partial least square-structural equation modeling (smartPLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik pekerjaan dan kesesuaian pekerjaan berpengaruh langsung terhadap perilaku inovatif. Karakteristik pekerjaan juga berpengaruh terhadap kepuasan kerja, sedangkan kesesuaian pekerjaan tidak berpengaruh terhadap kepuasan kerja. Secara tidak langsung, karakteristik pekerjaan berpengaruh terhadap perilaku inovatif melalui mediasi kepuasan kerja. Namun, kesesuaian pekerjaan tidak berpengaruh terhadap perilaku inovatif melalui mediasi kepuasan kerja.
Copyrights © 2026