Penelitian ini bertujuan mengkaji bagaimana mekanisme evaluasi internal dan kebijakan pengembangan kapasitas profesional memengaruhi mutu capaian kerja melalui dorongan psikologis individu pada instruktur fungsional di BBPVP Serang. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan rancangan potong lintang. Populasi penelitian berjumlah 77 orang, sedangkan sampel ditetapkan sebanyak 64 responden berdasarkan perhitungan Slovin. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur, kemudian dianalisis menggunakan pemodelan persamaan struktural berbasis Partial Least Square. Hasil pengujian menunjukkan bahwa mekanisme evaluasi internal dan kebijakan pengembangan profesional berkontribusi signifikan dalam memperkuat dorongan kerja personal. Namun demikian, kedua faktor tersebut tidak memperlihatkan hubungan langsung yang bermakna terhadap mutu hasil kerja. Dorongan psikologis individu terbukti menjadi determinan utama capaian kerja sekaligus berfungsi sebagai jalur perantara yang menyalurkan pengaruh kebijakan evaluasi dan pengembangan profesional terhadap kualitas kinerja instruktur. Temuan ini mengindikasikan bahwa keberadaan kebijakan struktural belum cukup untuk menghasilkan perbaikan kinerja apabila tidak disertai penguatan aspek psikologis sebagai penggerak utama perilaku kerja. Oleh karena itu, perancangan kebijakan evaluasi dan pengembangan profesional perlu diarahkan secara lebih transparan, adil, dan berorientasi pada penguatan motivasional agar mampu mendorong peningkatan mutu kinerja secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026