Penelitian ini mengkaji Unit Egg Handling di PT. X untuk mengidentifikasi pemborosan, mengimplementasikan strategi lean manufacturing, mengevaluasi dampak terhadap produktivitas dan efisiensi biaya, serta merumuskan strategi keberlanjutan. Metode studi kasus kualitatif dengan indikator kinerja kuantitatif digunakan melalui observasi Gemba, diskusi, pengukuran waktu proses, produktivitas dan efisiensi biaya. Implementasi lean dilakukan sistematis melalui empat tahap: (1) penilaian kondisi eksisting menggunakan Gemba dan Process Activity Mapping (PAM) serta spaghetti diagram; (2) pelaksanaan perbaikan dengan Kaizen dan 5S; (3) evaluasi dampak melalui Process Cycle Efficiency (PCE), produktivitas per jam kerja, dan efisiensi biaya; serta (4) perancangan strategi keberlanjutan. Hasil penelitian menunjukkan dampak signifikan pada tiga proses: penanganan egg tray (PCE 49,59%, produktivitas 52,43 pcs/MH, efisiensi biaya 45,81%), penerimaan dan seleksi telur (PCE 43%, produktivitas 262 butir/MH, efisiensi biaya 10%), dan administrasi serta dokumentasi (efisiensi man hour dan penghematan biaya 39,9%). Strategi keberlanjutan mencakup KPI lean, pembuatan kelompok Kaizen, Gemba rutin. Penelitian ini menunjukkan bahawa optimalisasi proses secara sistematis melalui penerapan prinsip dan alat lean manufacturing dasar secara efektif meningkatkan produktivitas dan efisiensi biaya pada industri peternakan ayam petelur.
Copyrights © 2026