Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tren, fokus kajian, serta tantangan utama dalam pengembangan pariwisata halal dari perspektif wisatawan dan industri pariwisata global. Studi ini menggunakan pendekatan mixed-methods dengan mengombinasikan analisis bibliometrik dan Systematic Literature Review (SLR). Data penelitian diperoleh dari publikasi ilmiah yang terindeks di Google Scholar dan dianalisis menggunakan perangkat lunak VOSviewer untuk mengidentifikasi pola kolaborasi penulis, distribusi kata kunci, serta klaster tematik penelitian pariwisata halal. Hasil analisis menunjukkan bahwa penelitian pariwisata halal mengalami pertumbuhan yang eksponensial, terutama dalam satu dekade terakhir, seiring meningkatnya kesadaran pasar Muslim global dan peran strategis industri halal. Temuan bibliometrik mengelompokkan penelitian ke dalam beberapa klaster utama, yaitu pengembangan dan regulasi pariwisata halal, perilaku dan preferensi wisatawan Muslim, adaptasi dan kesiapan industri pariwisata, serta tantangan kontemporer yang muncul akibat pandemi COVID-19. Selain itu, penelitian ini mengidentifikasi sejumlah isu krusial, antara lain inkonsistensi standar sertifikasi halal lintas negara, keterbatasan integrasi digital, serta kesenjangan kapasitas pelaku industri dalam mengadopsi layanan berbasis syariah. Lebih lanjut, celah penelitian yang teridentifikasi menekankan perlunya kajian mendalam mengenai dampak jangka panjang digitalisasi, pengembangan model pariwisata halal yang berkelanjutan, serta pemanfaatan teknologi baru seperti platform digital dan kecerdasan buatan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi peta jalan penelitian bagi akademisi dan pemangku kepentingan dalam mendorong pengembangan pariwisata halal yang inklusif dan berdaya saing. This study aims to map research trends, thematic focuses, and key challenges in the development of halal tourism from the perspectives of tourists and the tourism industry. Employing a mixed-methods approach, the research integrates bibliometric analysis and a Systematic Literature Review (SLR). The dataset was collected from scholarly publications indexed in Google Scholar and analyzed using VOSviewer to identify publication growth patterns, keyword co-occurrence networks, and thematic research clusters in halal tourism studies. The findings reveal an exponential growth of halal tourism research, particularly over the last decade, reflecting the increasing significance of the global Muslim travel market and the strategic role of the halal industry. The bibliometric mapping identifies several major research clusters, including halal tourism development and regulation, Muslim tourist behavior and preferences, tourism industry adaptation and readiness, and contemporary challenges arising from the COVID-19 pandemic. Key issues highlighted include inconsistencies in halal certification standards across countries, digital transformation gaps, and limited institutional capacity within tourism stakeholders to deliver sharia-compliant services. Furthermore, the study identifies important research gaps, particularly regarding the long-term impacts of digitalization, the development of sustainable halal tourism models, and the role of emerging technologies such as digital platforms and artificial intelligence in enhancing service quality and destination competitiveness. These findings provide a comprehensive research roadmap for scholars and policymakers to support inclusive, innovative, and sustainable halal tourism development.
Copyrights © 2026