Penelitian ini bertujuan untuk menaksir nilai heritabilitas produksi susu mingguan pada pekan pertama hingga keempat laktasi awal dan menentukan pekan dengan nilai heritabilitas tertinggi. Data diperoleh dari 70 ekor sapi FH laktasi pertama yang berasal dari lima pejantan berbeda dan dianalisis menggunakan metode korelasi saudara tiri sebapak serta analisis sidik ragam (ANOVA). Hasil menunjukkan bahwa nilai heritabilitas berturut-turut dari pekan pertama hingga keempat adalah 0,69±0,42; 0,81±0,47; 0,74±0,44; dan 0,59±0,38, dengan nilai tertinggi pada pekan kedua yang menandakan dominannya pengaruh genetik pada periode tersebut. Berdasarkan hasil tersebut, pekan kedua awal laktasi dapat digunakan untuk seleksi genetik dalam upaya mempercepat perbaikan mutu genetik ternak
Copyrights © 2025