Kabupaten Lombok Barat merupakan penghasil tembakau terbesar ketiga di Provinsi Nusa Tenggara Barat, setelah Lombok Timur dan Lombok Tengah. Tembakau lokal seperti tembakau rajangan dan kasturi, khususnya Tembakau Ampenan jenis susur, memiliki nilai ekonomi tinggi dan permintaan yang terus meningkat, baik sebagai bahan campuran rokok kretek maupun untuk industri kosmetik. Untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil tembakau lokal, diperlukan inovasi dalam bentuk pengembangan varietas tembakau unggul baru yang adaptif, produktif, dan berdaya saing tinggi. Penelitian ini mengidentifikasi lima galur harapan yang telah melalui proses seleksi dan uji adaptasi di berbagai lokasi. Hasilnya menunjukkan bahwa varietas-varietas tersebut memiliki keunggulan dalam produksi dan mutu, serta berpotensi besar mendukung pengembangan industri hasil tembakau (IHT) yang berkelanjutan. Selain peningkatan ekonomi petani dan pelaku IKM, aspek etika lingkungan seperti keberlanjutan, partisipasi komunitas, dan konservasi sumber daya alam turut menjadi pertimbangan dalam pengembangan ini. Diharapkan tembakau unggul ini mampu memperkuat daya saing daerah secara nasional.
Copyrights © 2025