Penelitian ini dilaksanakan dilahan rumah kasa fakultas sains dan teknologi Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, dengan letak geografis 325 mdpl. Metode Penelitian digunakan adalah metode rancangan acak kelompok factorial,ada dua faktor yaitu pemotongan bibit ( P) yaitu P1=3 cm dari akar, P2= 6 cm dari akar, P3= 9 cm dari akar dan faktor 2 media hidroponik ( M) yaitu M1= Arang sekam,M2= Cocopeat, M3= Rock wool, M4= Gabus. Maka didapatkan kombinasi perlakuan sebanyak 12 kombinasi perlakuan, di ulang seanyak 3 ulangan dan 36 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemotongan bibit dan media tanam menunjukkan bahwa pemotongan bibit 2,4, mst menunjukkan berpengaruh nyata, 5,6 mst menunjukkan sangat berpengaruh nyata sedangkan 3,mst tidak berpengaruh nyata pada parameter tinggi tanaman.Perlakuan media tanam pada pada para meter tinggi tanaman bahwa 2 mst menunjukkan sangat berpengaruh nyata, 3,4 mst menunjukkan tidak berpengaruh nyata, sedangkan 5,6 mst menunjukkan berpengaruh nyata. Perlakuan pemotongan bibit pada parameter jumlah daun menunjukkan 2,3,4,5,dan 6 mst menunjukkan tidak berpengah nyata.Perlakuan media tanam bahwa 2,3,4,5 mst menunjukkan berpengaruh nyata, sedangkan 6 mst menunjukkan tidak berpengaruh nyata. Perlakuan pemotongan bibit pada jumlah anakan bahwa 2,3,4,5,dan 6 mst menunjukkan tidak adanya berpengaruh nyata,sedangkan perlakuan media tanam menunjukkan 2,3,4,5 dan 6 menunjukkan tidak adanya berpengaruh nyata. Dan hasil interaksi kedua perlakuan memperlihatkan tidak adanya berpengaruh nyata pada para parameter tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan ,berat bersampel menunjukkan tidak adanya berpengaruh nyata
Copyrights © 2025