ABSTRAKStudi ini menyelidiki penggunaan metode juring tunggal dalam praktikum tebu (Saccharum officinarum), terutama varietas PA 13-03. Tujuan utama penelitian adalah untuk mengevaluasi kinerja pertumbuhan dan produktivitas tanaman tebu saat menggunakan metode juring tunggal. Metode eksperimen dilakukan dengan melakukan pengamatan menyeluruh terhadap pertumbuhan tanaman, parameter produktivitas, dan elemen lain yang berhubungan dengan masalah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menggunakan metode juring tunggal meningkatkan produksi tebu varietas PA 13-03. Parameter seperti tinggi, jumlah ruas, dan diameter batang termasuk dalam analisis pertumbuhan tanaman. Selain itu, parameter produktivitas seperti hasil gula dan berat tebu per tanaman juga diperiksa dengan cermat. Penanaman tebu varietas PA 13-03, parameter rata-rata tinggi, jumlah daun, dan diameter batang tanaman pada metode penanaman juring ganda lebih baik dibandingkan dengan metode juring tunggal. Sedangkan pada varietas PS 862 rata-rata tinggi tanaman pada ulangan 1 lebih baik, namun pada parameter jumlah daun dan diameter batang ulangan 2 lebih baik daripada ulangan 1.
Copyrights © 2023