Di era pengetahuan, aset intelektual sangat penting untuk meningkatkan kinerja keuangan dan memberikan perusahaan keunggulan kompetitif. Tiga komponen utama membentuk aset ini: kemampuan sumber daya manusia, sistem dan prosedur organisasi (modal struktural), dan hubungan eksternal perusahaan (modal hubungan). Ketiga komponen ini bekerja sama untuk mendukung proses penciptaan nilai. Penelitian ini meneliti kontribusi aset intelektual terhadap kinerja keuangan perusahaan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis regresi. Data yang digunakan diperoleh dari laporan keuangan sekunder perusahaan publik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa capital employed dan structural capital berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan, sedangkan human capital tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Simpulan penelitian mengindikasikan bahwa kinerja keuangan perusahaan dalam sampel lebih ditentukan oleh efisiensi penggunaan modal fisik dan kekuatan infrastruktur organisasi internal, dibandingkan oleh kontribusi langsung modal manusia. Temuan ini memperkuat perspektif Resource-Based View bahwa pemanfaatan dan pengelolaan sumber daya strategis yang efektif merupakan kunci penciptaan nilai, serta memberikan implikasi praktis bagi manajemen dalam mengalokasikan sumber daya untuk mengoptimalkan kinerja keuangan.
Copyrights © 2026