Abstrak Penulisan penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang banyak terjadi di Koperasi simpan pinjam yakni banyak sekali koperasi simpan pinjam yang melakukan aktivitas simpan pinjamnya tidak sesuai dengan apa yang dibolekan oleh agama islam. Seperti di Koperasi Guru Harapan Maju Bersama SMP Negeri 1 Kuok Desa Lereng dimana terdapat tambahan uang dari jumalah yang dipinjam. Sesuai dengan rapat tahunan koperasi bahwasanya setiap diawal peminjaman akan di potong sebesar 6% dari jumlah yang dipinjam. Adapun yang menjadi objek dari penelitian ini adalah Koperasi Guru Harapan Maju Bersama SMP Negeri 1 Kuok Desa Lereng. Koperasi ini berada dalam naungan SMP Negeri 1 Kuok. Oleh karena itu peneliti ingin mengetahui bagaimana mekanisme di koperasi ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan simpan pinjam di Koperasi Guru Harapan Maju Bersama SMP Negeri 1 Kuok Desa Lereng dan untuk mengetahui bagaimana praktik simpan pinjam di Koperasi Guru Harapan Maju Bersama SMP Negeri 1 Kuok Desa Lereng Di Tinjau Dari Fiqih Muamalah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian field research yaitu penulis meneliti langsung kelapangan untuk menghimpun data dalam penelitian. Kemudian teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan cara observasi, wawancara, dokumentasi dan studi kepustakaan. Analisa data yang dilakukan secara deskriptif yaitu memberikan dari data yang diperoleh dan menghubungkan satu sama lain untuk mendapatkan kesimpulan. Kesimpulan daam penelitian ini ditarik secara deduktif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan simpan pinjam yang terjadi di Koperasi Guru Harapan Maju Bersama SMP Negeri 1 Kuok Desa Lereng bila dilihat dari Fiqih Muamalah termasuk kedalam kategori qardhul hasan yaitu transaksi yang dibenarkan oleh islam karena mendatangkan manfaat bagi anggotanya. Oleh karena itu pengelola Koperasi Guru Harapan Maju Bersama SMP Negeri 1 Kuok Desa Lereng harus benar-benar memengang prinsip-prinsip muamalah demi menjaga kualitas dan kesejahteraan bagi anggota koperasi. Kata kunci : Hukum Muamalah, Simpan Pinjam, Koperasi, SMP Negeri 1 Kuok. Abstract The background of writing this thesis is the problems that often occur in savings and loan cooperatives, namely that there are many savings and loan cooperatives whose savings and loan activities are not in accordance with what is permitted by the Islamic religion. For example, the Guru Harapan Maju Cooperative with SMP Negeri 1 Kuok, Desa Slope, where there is additional money from the amount borrowed. In accordance with the cooperative's annual meeting, every initial loan will be deducted by 6% of the amount borrowed. The object of this research is the Harapan Maju Guru Cooperative with SMP Negeri 1 Kuok, Slope Village. This cooperative is under the auspices of SMP Negeri 1 Kuok. Therefore researchers want to know how the mechanism in this cooperative. This study aims to determine the implementation of savings and loans at the Harapan Maju Guru Cooperative with SMP Negeri 1 Kuok Slope Village and to find out how the practice of savings and loans at the Harapan Maju Guru Cooperative with SMP Negeri 1 Kuok Slope Village is reviewed from Fiqh Muamalah. This research uses field research research methods, namely the author examines the field directly to collect data in research. Then the data collection techniques in this study by means of observation, interviews, documentation and literature study. Data analysis was carried out descriptively, namely providing data from the data obtained and connecting one another to draw conclusions. The conclusions in this research are drawn deductively. The results of this study indicate that the implementation of savings and loans that occurred in the Harapan Maju Guru Cooperative with SMP Negeri 1 Kuok Slope Village, when viewed from the Fiqh Muamalah, is included in the qardhul hasan category, namely transactions that are justified by Islam because they bring benefits to its members. Therefore, the management of the Guru Harapan Maju Cooperative with SMP Negeri 1 Kuok, Slope Village, must truly adhere to the principles of muamalah in order to maintain the quality and welfare of cooperative members. Keywords: Muamalah Law, Savings and Loans, Cooperatives, SMP Negeri 1 Kuok
Copyrights © 2026