Masa pandemi covid-19 menyita banyak perhatian masyarakat dunia diawal tahun 2020. Kemunculanbermula di daratan cina yang menyebar luas ke seluruh negara. Semua kegiatan yang sudah direncanakan akandilakukan di tahun 2020 terpaksa harus tertunda bahkan dibatalkan. Indonesia menjadi bagian dari negara yang terkenadampaknya. Banyak masyarakat terjangkit covid-19. Maka semakin banyak pula yang harus diisolasi ke rumah sakitkhusus yang telah ditetapkan. Penderita suspect covid-19 di Indonesia didominasi mereka yang sudah berusia diatas 40tahun tanpa memandang gender dengan penyakit bawaan yang sudah dialami sebelum adanya covid-19. Penyakitkomorbid atau penyakit bawaan ini sangat mempengaruhi pasien yang terjangkit dengan kondisi yang cukup parah saatmenjalani perawatan di rumah sakit. Pasien covid-19 ketika dipindahkan dari rumah menuju ke rumah sakit rujukandibawa menggunakan mobil ambulance. Jika mengikuti protokol kesehatan, para tenaga medis harus menggunakanpakaian hazmat (hazardous materials). Pakaian ini adalah perlengkapan perlindungan yang terdiri dari bahan antitembus dan digunakan untuk proteksi terhadap material berbahaya. Meskipun dengan peraturan wajib menggunakanpakaian tersebut, masih banyak tenaga medis yang masih bisa terjangkit covid-19 dan menyebabkan meninggal dunia.Permasalahan tersebut menciptakan gagasan berupa desain Cover Bankart dan Box Negative pressure. Metode dalampenelitian perancangan ini adalah metode Pahl & Beitz (1996). Kedepannya dengan alat ini akan lebih membantu kinerjatenaga medis dalam melaksanakan penjemputan pasien covid-19 untuk dibawa ke rumah sakit karena pasien akandiletakkan diatas Bankart ambulance yang tertutup cover. Cover Bankart berkondisi Negative pressure sehinggameminimalisir udara dari dalam keluar dan memberikan rasa lebih aman kepada tenaga medis yang bertugasmenjemput pasien covid-19
Copyrights © 2021