Tahu kuning merupakan salah satu jenis tahu yang banyak beredar di masyarakat. Kandungan protein dalam tahu, memang masih kalah dibandingkan lauk pauk hewani,seperti telur, daging dan ikan. Namun, dengan harga yang lebih murah, masyarakatcenderung lebih memilih mengkonsumsi tahu sebagai bahan makanan pengganti proteinhewani untuk memenuhi kebutuhan gizi. Tahu ini dapat bertahan selama kurang lebih tigahari dalam suhu kamar yaitu 25-30C dan tanpa menggunakan bahan pengawet. Karenatahu mudah rusak maka ada beberapa produsen menggunakan bahan pengawet kimia gunamemperpanjang daya simpan dan untuk menghambat kerusakan pada tahu. Salah satubahan pengawet yang sering digunakan yaitu bahan pengawet kimia formalin. Penelitianini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya kandungan formalin yang terdapat pada tahukuning yang di jual di pasar tradisional Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu.Berdasarkan hasil penilaian organoleptik dari 5 sampel 4 memiliki ciri-ciri berformalin daritekstur, aroma dan warna (menurut peniliaian panelis), tetapi pemeriksaaan uji test kitsformalin tidak mengandung formalin yaitu PS, PB, PM, PG, dan PMN
Copyrights © 2026