Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Standar Pedoman Budidaya Sapi Potong (SPB) sebagaimana tercantum dalam Permentan No. 46/Permentan/PK.210/8/2015 di Desa Pasir Jaya, Kecamatan Rambah Hilir, Kabupaten Rokan Hulu. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan sensus terhadap seluruh peternak sapi potong. Analisis data dilakukan melalui teknik deskriptif dan GAP analysis terhadap lima aspek SPB: kondisi lingkungan, bibit ternak, kondisi bangunan, ketersediaan pakan, dan sarana kesehatan hewan. Hasil menunjukkan bahwa tingkat kesesuaian implementasi SPB bervariasi, dengan nilai GAP tertinggi pada aspek kondisi bangunan (54%) dan terendah pada pemilihan bibit ternak (27%). Hasil ini menunjukkan bahwa implementasi SPB di Desa Pasir Jaya berada pada kategori “cukup sesuai” hingga “ragu-ragu”, yang memerlukan peningkatan melalui pelatihan dan dukungan teknis kepada peternak
Copyrights © 2026